Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi

Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi – Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan untuk memulai ereksi dan mempertahankan ereksi. Hal ini menyebabkan pria tidak sanggup menjaga ereksi penisnya ketika berhubungan seksual. Disfungsi ereksi ini berupa penis yang tidak cukup keras atau tidak bisa dipertahankan sehingga tidak menghasilkan hubungan seksual yang memuaskan. Tentu fungsi ereksi ini merupakan problematika tersendiri dalam rumah tangga, bahkan berdampak negatif pada keharmonisan rumah tangga. Disfungsi ereksi sering juga disebut impotensi.

Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi

Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi

Banyak orang mengira bahwa kemampuan seksual itu berhubungan dengan masalah keturunan. Artinya seberapa banyak sepasang suami istri bisa memiliki momongan. Padahal masalahnya lebih serius dari itu. Setiap pasangan yang tidak memiliki keturunan namun masih bisa melakukan kegiatan seksual bersama pasangannya, biasanya masih akan tetap langgeng. Rumah tangganya berjalan apa adanya dan cukup kuat.

Namun apabila antara keduanya sudah tidak ada ketertarikan secata fisik, maka inilah tanda-tanda penyebab pereraian pada tingkat yang sudah paling parah. Karena tidak ada lagi yang bisa mengikat mereka dalam pertalian suci perkawinan.

Kesulitan ereksi atai disfungsi ereksi pada pria dapat disebabkan oleh beberapa faktor Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi, yakni sebagai berikut :

  • Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi akibat Rendahnya gairah seks. Hal ini sering mengurangi kemampuan seorang pria untuk ereksi atau mempertahankan ereksi. Pasangan harus mengambil peran aktif untuk membantu pria dalam mencapai ereksi atau justru mempertahankan ereksinya
  • Kecemasan dan gugup. Perasaan cemas dan gugup karena memikirkan hubungan seks dengan pasangan baru atau tidak percaya diri, bisa menimbulkan kegagalan ereksi. Hal ini wajar dan biasanya setelah hubungan semakin dekat, masalah itu akan hilang dengan sendirinya.
  • Faktor usia. Seks di usia lanjut memang tidak akan segairah saat usia muda. Dengan bertambahnya usia, mungkin akan lebih sulit berereksi dan mungkin memerlukan rangsangan tambahan.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu. Obat-obat yang mengandung antidepresan dan anti-asientas bisa menghilangkan kemampuan ereksi. Walau biasanya bersifat sementara, namun sebaiknya tanyakan hal ini kepada dokter.

Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi adalah faktor psikologis seperti stres, depresi dan perasaan berdosa. Juga berhubungan dengan penyakit yang disebabkan kerusakan pembuluh darah, seperti penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes mellitus, gagal ginjal dan penyakit anemia. Pengaruh pemakaian obat, mengonsumsi alkohol dan merokok secara berelbihan juga dapat memicu terjadinya disfungsi ereksi.

Pengobatan impotensi dapat dilakukan setelah kita mengetahui apa penyebab pastinya. Untuk menenrukan penybebab impotensi sendiri memerlukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan lainnya.

Penyembuhan Disfungsi Ereksi

Pemberian hormon testosteron

Pemberian hormon testosteron sebagai penggangti (replacement therapy) ini digunakan untuk : mengatasi depresi, mengurangi kulita yang keriput, mencencangkan otot-otot yang kendor, meningkatkan kualitas hidup, melancarkan pengeluaran air seni.
Tindakan ini berhasil meningkatkan gairah seksual bagi penderita yang kadar testosteron dalam darahnya memang rendah.

Pada waktu pemberian pengobatan hormon testosteron, perlu dilakukan pula kntrol pemeriksaan-persentase jumlah sel darah merah (eritrosit) di dalam seluruh volume darah (hematokrit), fungsi hati, dan prostat (dengan pemeriksaan prostat spesifik antigen)- setiap 3 bulan. Apabila hematokrut penderita mencapai >54%, sebaiknya pengobatan dihentikan.

Selain penanganan medis, dapat dilakukan dengan cara alami yaitu dengan bahan herbal :100 gr terung, 5 gr merica, dan 15 gr jahe direbus dengan 600 cc air sehingga tersisa 200 cc disaring lalu airnya diminum.

Beberapa hal yang harus dilakukan dalam mencegah terjadinya disfungsi ereksi adalah :

  1. Mengatasi dengkuran
    Orang yang biasanya senang mendengkur disaat sedang tidur berarti mereka mengalami masalah akibat kekurangan oksigen. Dan termasuk salah satunya adalah oksigen yang mengalir menuju ke organ intim. Dengkurang yang ringan ini bisa diatasi dengan cara meninggikan kepala disaat Anda sedang tidur, karena akan membantu dalam mengubah gravitasi pada bagian jaringan yang lunak di daerah tenggorokan. Selain itu, cara mengatasi masalah disfungsi ereksi juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi coklat hitam. Coklat merupakan salah satu jenis makanan yang bisa membantu dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi akibat kandungan epicatechin, flavonoid yang bisa membuat terjadinya pelebaran pada pembuluh darah. dan salah satu penelitian yang dilakukan menyebutkan bahwa mengonsumsi paling tidak sekitar 1 bar cokelat gelap dalam setiap harinya maka akan membantu dalam melebarkan pembuluh darah sebanyak 10 persen.
  2. Latihan kegel
    Selain itu, salah satu cara mengatasi masalah disfungsi ereksi adalah dengan melakukan latihan kegel. Latihan kegel bisa membantu dalam menguatkan otot panggul. Salah satu studi atau penelitian yang dilakukan pada sekitar 55 pria untuk mereka yang menderita masalah impotensi akan menunjukkan sekitar 40 persen pria yang melakukan latihan kegel dalam setiap harinya selama 6 bulan berturut-turut, maka mereka berhasil dalam mengembalikan lagi fungsi seks yang normal. Senam kegel untuk pria hampir mirip dengan wanita, yakni adalah dengan cara melatih daerah otot pelvic, seperti misalnya adalah menahan keinginan untuk buang air kecil yang bisa saja dilakukan dengan dimana dan juga dilakukan kapan saja. Lakukan kontraksi yang dilakukan paling tidak 18 kali dan masing-masingnya dilakukan sekitar 10 detik dalam sehari.

Itulah informasi mengenai cara mengatasi disfungsi ereksi. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Penyebab Terjadinya Disfungsi Ereksi

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes – Adapun disfungsi ereksi yang terjadi pada orang yang tidak mengalami diabetes disebabkan oleh beberapa faktor, seperti lelehan, depresi, kerja berlebihan, stres dan pengaruh alkohol.

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes terjadi karena adanya masalah dalam suplai darah ke penis dan masalah fungsi darah di penis. Perkembangan impotensi lambat dan berawalo ketika mereka masih muda. Pada orang yang masih muda, impotensi bisa diatasi dengan perawatan seperti pemberian viagra yang sekarang bisa didapatkan dengan resep dokter. Orang yang lebih tua lebih sulit menangani masalah tersebut sehingga diperlukan perawatan medis tambahan. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter. Lebih dari 50 persen pria yang menderita diabetes mempunyai keluhan impotensi, tetapi hanya sedikit yang melaporkannya ke dokter.

Penyebab impotensi atau Disfungsi Ereksi Pada Diabetes ada dua. Yang pertama adalah faktor fisik dan yang kedua adalah faktor psikologis. kebanyakan impotensi atau gangguan disfungsi ereksi pada pria yang menderita diabetes disebabkan oleh faktor fisik, akibat glukosa darah yang tinggu atau lamanya mengidap diabetes. Penyempitan pembuluh darah yang timbul sebagai komplikas kronis dari diabetes akan mengganggu aliran darah dari pembuluh darah besar untuk mengisi penis. Apabila saraf juga mengalami kerusakan, maka tidak akan mengahntar impuls pengisian darah ke dalam pembuluh darah kecil di dalam penis sehingga penis lemas dan gagal untuk ereksi.

Masalah kesehatan reproduksi bisa dialami oleh kaum pria maupun wanita. Pada pria biasanya hal yang dikeluhkan adalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi. Masalah yang selalu diketahui oleh masyarakat luas adalah disfungsi ereksi dan ejakulasi dini namun masih banyak dari mereka yang belum mengetahui secara detail tentang penyakit ini.

Disfungsi ereksi pada diabetes atau yang biasa dikenal masayarakat luas adalah penyakit lemah syahwat atau impoten. Ini adalah ketidakmampuan pria dalam mencapai dan mempertahankan ereksi pada alat vitalnya.  Bagi seorang pria, ereksi merupakan suatu proses alami yang menandakan bahwa sebagian besar fungsi kesehatan alat vitalnya masih sehat dan normal. Disfungsi ereksi dapay dijelaskan secara sederhana mekanisme menegangnya penis, adanya aliran darah ke daerah organ vital tersebut.

Sedangkan untuk penyakit ejakulasi dini adalah ketidakmampuan mengontrol ejakuklasi sehingga terjadi dalam waktu singkat dengan rangsangan yang tidak maksimal dan terjadi sebelum pasangan tersebut mengingnkannya.

Perbedaan antara ejakulasi dini dan disfungsi ereksi adalah jika disfungsi ereksi berhubungan dengan lemah dari kerasnya alat vital dan ejakulasi dini adalah waktu keluarnya air mani yang terlalu cepat.

Penyebab Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan seorang pria dalam mencapai ereksi saat melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Namun hal ini hanya terjadi jika pria ingin melakukan hubungan intim dengan partner atau istrinya, sedangkan jika melakukan dengan wanita idaman lain (WIL) ia tidak mengalami impoten atau gangguan disfungsi ereksi.

Penyebab dari disfungsi ereksi bisa disebabkan dari psikis dan fisik. Namun biasanya yang terjadi adalah penyebab karena masalah psikologis. Misalnya ada masalah dengan pasangan, sakit hati, ansietas, tidak percaya diri, atau trauma masa lalu yang menyebabkan impoten pada pria.

Sildenafil atau Viagra bisa dipakai pada sebagian pria yang menderita diabetes untuk pengobatan impotensi. Obat ini bisa menimbulkan ereksi akibat rangsangan seksual atau psikologis dengan cara memperbaiki otot polos pembuluh darah penis sehingga aliran darah ke penis bertambah dan ereksi terjadi.

Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi

Namun ada pengobatan tradisional yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit disfungsi ereksi ini :

15 gr akar terung, 15 gr biji kucai, 15 gr biji pare, 10 gr biji ketumbar, dikeringkan lalu dihaluskan hingga menjadi bubuk, diseduh dengan air secukupnya lalu diminum.

Hal yang harus dilakukan dalam mengatasi disfungsi ereksi salah satunya adalah dengan menghindari beberapa jenis makanan dibawah ini :

  1. Makanan dengan kandungan garam yang tinggi
    Makanan yang mengandung garam cukup tinggi sebaiknya mulai dhindari. Hal ini bisa membantu dalam mencegah terjadinya disfungsi ereksi. Dan selain itu jjuga bisa membantu dalam menurunkan tekanan darah tinggi serta menurunkan resiko dari terjadinya penyakit jantung, garam, yang akan menyebabkan gangguan pasokan dari aliran darah untuk menuju ke penis yang selanjutnya menyebabkan dari terjadinya masalah disfungsi ereksi.
  2. Hindari jenis makanan dengan kandungan lemak trans
    lemakk trans merupakan salah satu jenis lemak yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada kesehatan. Lemak trans ada di dalam margarine, kue kering, kentang goreng, keripik dan juga beberapa jenis makanan yang dimasak dengan cara digoreng atau juga dengan beberapa kemasan. Pengaruh yang kurang baik dari lemak trans ini akan membuat terjadinya penyumbatan di dalam pembulih arteri dan kemudian secara berkelanjutan yang bisa menyebabkan penyakit jantung yang pada akhirnya akan sangat berhubungan dengan terjadinya gangguan pada lairan darah menuju ke organ kelamin dan pada akhirnya akan berujung terjadinya disfungsi ereksi.
  3. Makanan yang mengandung minyak
    cara mencegah impotensi atau disfungsi ereksi lainnya adalah dengan menghindari jenis makanan yang mengandung minyak. Selain itu, hindarilah beberapa jenis makanan seperti daging yang mengandung lemak, kuning telur, daging olahan, mentega dan juga gorengan.

Disfungsi Ereksi Pada Diabetes

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Pada Lansia

Disfungsi Ereksi Pada Lansia – Impotensi (Disfungsi Ereksi)adalah ketidak mampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi dalam waktu yang cukup untuk bersenggama secara memuaskan. Ejakulasi dini juga merupakan salah satu bagian dari disfungsi ereksi

Disfungsi Ereksi Pada Lansia

Disfungsi Ereksi Pada Lansia

Disfungsi Ereksi Pada Pria

Masalah Disfungsi Ereksi Pada Lansia (DE) ini merupakan masalah yang dialami oleh banyak pria di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, di Asia pada tahun 1995 terdapat sekitar 87 juta pria yang menderita Disfungsi Ereksi.

Biasanya Disfungsi Ereksi Pada Lansia merupakan gabungan dari beberapa faktor. Disfungsi Ereksi dan Diabetes saling berkaitan. Sekitar 60 persen pria dengan Diabetes dan penyakit jantung iskemi ternyata menderita Disfungsi Ereksi. Akibat Diabetes yang tidak terkontrol maka akan terjadi komplikasi-komplikasi lanjutan. Selain Disfungsi Ereksi juga bisa terjadi komplikasi lain yang bahkan dapat menyebabkan kematian. Sebut saja misalnya, gangguan pada pembuluh darah seperti pembuluh darah koroner sehingga timbul penyakit jantung koroner, pembuluh darah di tungkai, di otak
sehingga risiko stroke meningkat, juga di ginjal sehingga terjadi gagal ginjal, serta di mata.

Komplikasi Disfungsi Ereksi Pada Lansia lain adalah gangguan pada saraf tepi, disebut neuropati yang salah satu keluhannya adalah kesemutan. Disfungsi Ereksi pada penderita DM disebabkan karena terjadinya neuropati ditambah dengan adanya gangguan fungsi pembuluh darah.

Selain itu terkadang penderita DM juga mengalami kecemasan akibat penyakitnya tersebut sehingga dapat juga menjadi faktor yang mempengaruhi timbulnya Disfungsi Ereksi. ”Disfungsi Ereksi dapat disembuhkan, namun sebelumnya perlu diidentifikasi faktor-faktor penyebabnya,” ujar Zubairi.

Disfungsi ereksi dapat timbul sekali-kali, sering atau setiap kali pria berusaha untuk berhubungan intim. Ketika ditanya sekitar 35% oria berusia 40 tahun ata lebih dan lebih dari 80% pria berusia 70 tahun atau lebih melaporkan setidaknya disfungsi ereksi sporadik.

Meski dulunya, disfungsi ereksi dipervaya sebagian besar karena faktor psikologis, tetapi kini diketahui bahwa untuk sebagian besar pria penyebab utamanya adalah faktor fisik. Seiring makin besarnya kesadaran terhadap penyebab medis disfungsi ereksi, diskusi yang lebih terbuka mengenai prevalensinya, efek pada kualitas hidup pria, dan pengobatannya menjadi kegiatan utamal. Namun, pria masih saja sering tidak mau mencari bantuan untuk mengatasi gangguan disfungsi ereksi, sehingga dibutuhkan penyuluhan dan kesejahteraan pria.

Disfungsi ereksi psikologis dapat terjadi akibat adanya aktivasi impuls-impuls inhibitorik desendens yang berasal dari korteks secrebrum. Keadaan psikologis yaang berkaitan dengan disfungsi ereksi adalah stres, rasa marah, rasa cemas, dan depresi.

Penatalaksanaan Disfungsi Ereksi

Terdapat penatalaksanaan yang tersedia untuk mengatasi disfungsi ereksi. Diantaranya adalah alat bantu dan pompa mekanis dan injeksi penis yang menimbulkan vasodilatasi lokal. Selain itul, kemajuan dibidang obat-obatan telah menghasilkan dan memasarkan beberapa obatobatan disfungsi ereksi yang diminum oral dan sangat efektif yang pertama dari obat-obatan disfungsi ereksi adalah sildenafil sitrat (Viagra). Jenis obat ini bekerja menginhibisi enzim fosfodiasterase yang pada keadaan normal menonaktifkan perantara kedua yang dibutuhkan untuk relaksasi arteri-arteri penis. Dengan menghambat fosfodiesterase, relaksasi arteri-arteri penis berlangsuung lama, sehingga darah dapat memenuhi penis lebih banyak.

Ereksi terjadi dan diperkuat. Obat-obat disfungsi ereksi diminum sebelum melakukan hubungan intim dan meningkatkan respons seksual normal : obat-obat tersebt tidak merangsang ereksi dengan sendirinya. Efek samping obat-obat disfungsi ereksi oral dapat mencakup sakit kepala, kemerahan pada wajah, dan kelainan penglihatan.

Air Kelapa Untuk Disfungsi Ereksi

Salah satu cara alami yang bisa membantu dalam mengatasi disfungsi ereksi adalah dengan mengonsumsi air kelapa. Air kelapa merupaka salah satu jenis bahan alami yang memang sangat berguna dalam membantu mengatasi masalah disfungsi ereksi. Bukan hanya itu saja, manfaat dari air kelapa sangat bermanfaat dalam menjaga dan memelihara kesehatan tubuh dengan menyeluruh. Kandungan yang ada di dalam air kelapa dalam membantu masalah disfungsi ereksi pada lansia adalah :

  1. Kandungan potasium di dalamnya yang merupakan salah satu elektrolit yang sangat penting yang sangat dibutuhkan agar penis bisa bekerja dengan baik dan bisa tahan lebih lama lagi. Akibat kekurangan potasium akan menyebabkan performa atau penampilan dari pria diatas ranjang akan bekurang. Minumlah air kelapa dengan teratur yang akan membantu dalam memenuhi keutuhan dari kandungan potasium di dalam tubuh. minumlah air kelaola yang akan membantu dalam menyeimbangkan kadar elektrolit yang bisa membantu untuk menormalkan fungsi otot dengan lebih maksimal.
  2. Magnesium yang ada di dalam air kelapa bisa membantu dalam mengatasi disfungsi ereksi. Magnesium yang tidak seimbang akan mengakibatkan terjadinya masalah pada sirkulasi darah, dan termasuk salah satunya adalah penyebab terjadinya masalah disfungsi ereksi. Jika Anda ingin mendapatkan performa atau penampilan yang baik dalam melakukan hubungan seksual maka sebaiknya minumlah air kelapa yang mengandung kandungan magnesium yang tinggi. Selain itu, kaya akan magnesium, air kelapa juga mengandung kandungan vitamin yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis minuman yang lain.
  3. Sodium
    Kandungan sodium yang ada di dalam air kelaoa sangat baik dan akan sangat berimbas dengan kontraksi otot. Kontraksi otot yang sehat akan sangat penting jika memang Anda mengalami masalah dengan ereksi. Sodium sangat berguna dan juga sangat penting sekali dalam membuat otot mengalami kontraksi sehingga hal ini akan membantu dalam mengalirkan air agar lebih lancar di dalam tubuh. Air kelaoa diketahui mempunyai cukup sodium untuk membantu mengatasi masalah disfungsi ereksi.

Disfungsi Ereksi Pada Lansia

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Obat

Disfungsi Ereksi ObatImpotensi atau disfungsi ereksi dapat didefinisikan sebagai ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk menyelesaikan kegiatan koitus (keadaan biologis berupa pemasukan penis pria ke vagina wanita untuk tujuan reproduksi).

Disfungsi Ereksi Obat

Disfungsi Ereksi Obat

Disfungsi Ereksi

Laki-laki dengan gangguan fungsi seksual datang dengan berbagai macam keluhan, baik tunggal maupun kombinasi kehilangan libido, ketidakmampuan memulai ataupun mempertahankan ereksi, kegagalan ejakulasi, ejakulasi dini atau ketidakmampuanmencapi orgasme Gangguan fungsi seksual dapat timbul sekunder dari proses- proses penyakit sistemik ataupun pengobatannya, gangguan-gangguan spersifik dari sistem urogenital dan endokrin, hingga ke gangguan psikologis. Semula diduga penyebab dari gangguan fungsi pada kebanyakan laki-laki dengan impotensi erektil adalah psikogenik.

Kini diyakini bahwa mayoritas laki-laki yang impoten mempunyai komponen penyakit organik yang mendasarinya. Karena pembilihan dan kkeberhasilan terapi selanjutnya tergantung pada penyebab spesifik, maka merupakan hal penting untuk mengevaluasi seluruh aspek dari mekanisme ereksi.

Penyebab yang bersifat fisik lebih banyak ditemukan pada pria lanjut usia, sedangkan masalah psikis lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda. Semakin bertambah umur seorang pria, maka impotensi semakin sering terjadi, meskipun impotensi bukan merupakan bagian dari proses penuaan tetapi merupakan akibat dari penyakit yang sering ditemukan pada usia lanjut. Sekitar 50% pria berusia 65 tahun dan 75% pria berusia 80 tahun mengalami impotensi.

Obat Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi Obat  dengan Tanaman Ginkgo Biloba (Ginkgo Biloba)digunakan oleh banyak orang untuk meningkatkan daya ingat dan mempertajam penglihatan. Namun, herbal ini juga manjur untuk mengobati disfungsi ereksi. Ginkgo bekerja dengan meningkatkan sirkulasi, terutama di pembuluh darah tepat di bawah permukaan kulit. Hal ini dilakukan tanpa meningkatkan tekanan darah. Tanaman ini telah dikenal selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional Cina sebagai pengobatan untuk disfungsi ereksi dan gangguan fungsi seksual. Disfungsi Ereksi Obat  sebagai Ginkgo juga bisa untuk meningkatkan stamina dan sensitivitas. Obat herbal untuk disfungsi ereksi sangat efektif pada individu-individu yang memiliki gejala lain dari sirkulasi yang buruk atau sebagai akibat dari penggunaan antidepresan.

Salah satu penyebab dari terjadinya masalah disfungsi ereksi adalah akibat gangguan psikis. Beberapa cara dibawah ini bisa membantu dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi yang terjadi akibat dari gangguan psikis adalah :

  1. Melihat atau mencermati hubungan seksual Anda diantara hubungan Anda dengan pasangan
    Kualitas dari hubungan seksual yang sering mencerminkan mengenai kualitas dari hubungan yang terjadi di luar kamar tidur. Hal inilah banyak yang mengatakan bahwa keharmonisan dari rumah tangga  biasanya akan sangat berpengaruh juga dengan keharmonisan pada hubungan seksual. Jika hubungan Anda dengan istri Anda sedang dalam keadaan tidak baik, aka masalah disfungsi seksual seperti impotensi kemungkinan merupakan salah satu tanda atau signal bahwa tubuh Anda mengatakan diantara Anda mempunyai masalah, maka harus dengan baik mencoba dalam menafsirkan isyarat tubuh tadi untuk bisa mengetahui dan memahami makna atau arti dari tanggapan tadi.
  2. Meninggalkan amarah diluar pintu
    Amarah yang bisa menyebabkan terjadinya rangsangan mengalami hambatan. Saat amarah sedang menguasai pikiran Anda, maka syaraf akan gagal dalam mengirimkan stimulus yang ada menuju ke hipotalamus, akibatnya hal ini akan menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi. Misalnya adalah cerita mengenai seorang pria yang baru saja bertengkar dengan istrinya mengenai masalah ekonomi. Perdebatan yang sangat sengit itu kemudian akan terus teringat hingga malam tiba.

Maka hal yang harus dilakukan dalam mencegah terjadinya disfungsi ereksi adalah dengan menceritakan amarah atau juga frustasi Anda pada pasangan Anda namun tidak di dalam kamar tidur. Jika anda menyimpannya begitu saja di dalam kepala maka hal ini akan sangat menghambat aliran dari darah untuk beredar menuju ke alat vital Anda. Dan tidak ada gunanya untuk bersaing dengan diri Anda sendiri. Apalagi jika usia Anda sudah memasuki usia kepala 4. Sangat wajar sekali jika Anda mulai kehilangan sebagian dari reflek atau spontanitas anda untuk kehidupan seksual Anda dibandingkan masa lalu.

Jika usia Anda masih muda, maka Anda tidak mempunyai tanggung hawab yang begitu besar, pikiran Anda masih dalam keadaan santai dan juga energi yang Anda miliki masih terbilang sangat besar. Namun itu waktu masa lalu, saat ini Anda sudah mulai mempunyai pekerjaan dan juga jadwal yang lebih padat lagi, serta pikiran Anda tidak lagi memikirkan hal-hal mengenai seks saja. Yang paling penting adalah bagaimana cara Anda dalam mengatasi stress. Karena pada usia tua biasanya stress akan jauh lebih tinggi dibandingkan disaat usia Anda masih muda dulu.

Jika memang hal ini masih belum mengatasi masalah disfungsi ereksi yang Anda alami, maka sebaiknya lakukanlah pemeriksaan ke dokter. Karena jika disfungsi ereksi yang terjadi selama 3 bulan secara berturut-turut yang ditakutkan adalah Anda mempunyai masalah pada gangguan medis. Dan sebaiknya jangan sembarangan dalam mengonsumsi segala jenis dari obat kuat yang banyak dijual pada internet atau juga dijual bebas tanpa resep dokter. Mengonsumsi obat yang tidak tepat walaupun menghasilkan suatu hal yang baik kadang bisa sangat berbahaya dan pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya masalah impotensi permanen. Anda bisa mengunjungi dokter, melakukan diagnosa dan melakuan tes yang tepat untuk mendapatkan pengobatan yang lebih tepat lagi.

Disfungsi Ereksi Obat

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Dan Diabetes

Disfungsi Ereksi Dan DiabetesDiabetes melitus merupakan salah satu sebab umum impotensi atau disfungsi ereksi organik. Disfungsi ereksi dan diabetes  disebut juga dengan disfungsi ereksi esensial adalah suatu kondisi dimana penis penderita tidak pernah mengalami kemampuan untuk berereksi. Hal ini menyebabkan adanya cacat organ atau kerusakan organ. Misalnya adanya penyempitan pembuluh darah di organ kelamin sehingga oenis tidak mampu melakukan ereksi. Seperti diketahui fenomena ereksi terjadi karena mengembanganya pembuluh darah didaerah penis akibat desakan darah uang mengalir memenuhinya.

Disfungsi Ereksi Dan Diabetes

Disfungsi Ereksi Dan Diabetes

Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi Dan Diabetes melitus yang dapat merusak saraf dan pembuluh darah penis. Mekanisme terjadinya DE akibat psikogenik belum jelas diketahui namun pada keadaan tertentu seperyi ansietas (kecemasan yang berlebihan)yang menyolok kelihantannya terjadi aktifitas saraf simpatis yang berlebihan mengakibatkan meningkatkan tonus otot polos kavemosus yang akhirnya menyebabkan penis menjadi flaccid (lemah atau tonus menurun).

Dalam jangka panjang sendiri Disfungsi Ereksi Dan Diabetes akan menyebabkan kekrusakan pada sistem saraf yang bekerja aktif dalam proses terjadinya ereksi. Karena itu pria yang mengidap diabetes kemungkinan besar untuk mengalami disfungsi ereksi. Berkurangnya kemampuan unyuk mendapatkan dan atau mempertahankan ereksi penis saat berhubungan. Sebanyak sepertiga pia yang mengidap diabetes mengalami disfungsi ereksi.

Biasanya setelah menjalani diet hidup sehat, mengonsumsi pil atau mendapat suntikan insulin pada penyandang penyakit diabetes, dampak pada masalah seksualnya biasanya akan hilang dan kemampuan ereksi akan pulih.

Selain menyebabkan disfungsi ereksi, penyakit diabetes melitus juga bisa menyebabkan terjadinya masalah hiperglikemia atau terjadinya peningkatan pada kadar gila darah. dan jika terjadi dalam jangka waktaau panjang, maka penyakit diabetes yang tidak terkendali akan menyebabkan komplikasi yang akan semakin rumit lagi misalnya adalah seperti terjadinya gangguan pada jantung, penyakit stroke, kebutaan, kerusakan yang terjadi pada ginjal, infeksi pada kaki, dan juga masalah disfungsi ereksi. Tetapi, penyakit diabetes tidak akan menjadi suatu hal yang sangat menakutkan jika kita mengetahuinya dari awal. Oleh karena itulah, sangat penting sekali dalam mengetahui gejala awal dari penyakit diabetes melitus.

Gejala Penyakit Diabetes

Tanda penyakit diabetes melitus sendiri terdiri dari 2 cara gejala, yakni adalah gejala kronik dan juga gejala akut. Gejala kronik sendiri biasanya ditandai dengan banyak makan, banyak minum dan juga banyak kencing. Sedangkan untuk diabetes akut biasanya ditandai dengan kesemutan, kram, dan juga lainnya salah satunya adalah kemampuan seksual yang semakin menurun, bahkan dalam mengalami masalah disfungsi ereksi. Sekitar 50.9 persen dari pria yang mengalami masalah penyakit diabetes diperkirakan menderita kemampuan seksual yang semakin menurun. Disfungsi ereksi dan diabetes melitus bisa diakibatkan karena terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah ke penis. Hal ini akan sangat mengganggu sekali pada sistem saraf penis. Namun, selama dari urat saraf bisa memelihara dengan baik alat seksual tidak akan trganggu. Dan biasanya kemampuan dari seksual para penderita penyakit diabetes melitus masih tetap dalam keadaan normal. Dan sebaliknya jika mulai terjadi suatu kerusakan pada syaraf yang sudah berat dan juga sudah permanen maka biasanya pada penderita penyakit diabetes mereka akan mengalami masalah disfungsi ereksi yang tetap atau permanen.

Terapi Disfungsi Ereksi dan Diabetes

Terapi disfungsi ereksi pada diabetes dilakukan dengan terapinlini pertama yang dilakukan dengan pemberian obat oral, melakukan pompa vakum dan juga melakukan terapi psikoseskual. Obat oral yang memang pertama kali dibaerikan pada penderita penyakit diabetes adalah seperti pentoksifilin yang ternyata malah memberikan suatu hasil yang kurang memuaskan. Obat oral yang kemudian diberikan adalah sepert obat sildenafil. Obat ini biasanya digunakan hanya waktu melakukan hubungan seksual dan menunjukkan suatu hasil sekitar 48-61% penderita namun tanpa adanya suatu perbedaan pada penyakit diabetes tipe 1 yang bergantung dengan insulin sedangkan pada penyakit diabetes tipe 2 biasanya tidak akan bergantung dengan insulin. Dan secara umum, pompa dari vakum akan memberikan suatu hasil yang lebih baik lagi, namun sayangnya tidak ditemukan suatu laporan yang menunjukkan dalam menggunakan cara ini bisa berhasil pada penderita penyakit diabetes.

Selain itu, terapi disfungsi seksul yang kedua dilakukan adalah injeksi intrakavernosum dan juga aplikasi intrauretral. Injeksi intra korpus kavernosum yang menunjukkan suatu hasil yang baik pada sekitar 78% penderita disfungsi ereksi. Namun sekitar 60% diantaranya tidak melanjutkan terapinya lagi setelah melakukannya paling tidak selama 6 bulan. Dan aplikasi intrauretral ini bisa memberikan hasil sekitar 48-70%. Implantasi prostesis pada penis adalah terapi lini yang ketiga yang dilakukan. Tingkat keberhasilan pada cara ini bisa mencapai sekitar 80-90%. Namun harus diingat hal ini merupakan hal yang terakhir sekali dilakukan atau pilihan terakhir karena sekali prostesis yang diimplantasikan maka tidak ada cara lain lagi yang bisa dilakukan.

Dalam memilih terapi disfungsi ereksi memerlukan tindak lanjut yang harus dilakukan dengan terus menerus untuk rmelakukan suatu pemantauan mengenai efek samping atau juga memberikan suatu alternatif pada pengobatan yang baru saja dilakukan pada masalah disfungsi ereksi yang harus dilakukan untuk berkembang dengan lebih cepat.

Itulah informasi mengenai disfungsi ereksi pada diabetes semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Disfungsi Ereksi Dan Diabetes

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya

Disfungsi Ereksi Dan Cara PenanganannyaImpotensi atau disfungsi ereksi (DE) adalah gangguan fungsi organ seksual yang menyerang laki-laki. Gangguan ini sering ditandai dengan gejala-gejala ketidakmampuan penderita dalam mempertahankan tingkat ereksi penis untuk berlangsungnya hubungan suami istri. Impotensi lebih cenderung disebut kelainan daripada dianggap sebagai penyakit. Dalam bidang kesehatan modern, impotensi dibedakan menjadi 3 kategori yaitu impotensi organik, impotensi fungsional dan impotensi psikis.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya

Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya

Impotensi atau Disfungsi Ereksi

Impotensi dapat berupa gangguan ereksi atau ejakulasi. Ketidakmampuan ini dapat pula parsial atau komplet. Laki-laki mungkin mengeluh sukar mencapau atau mempertahankan ereksi dan ejakulasi prematur. Ketika laki-laki bertambah tua secara alamiah terjadi kehilangan libido dan potensinya. Biasanya hal ini tidak terjadi sebelum umur 50 tahun. Sebagian pria tetap kuat secara seksual sampai usia tua. Jika seorang pria mengalami gangguan disfungsi ereksi kadang mengalami ereksi atau dapat mencapai orgasme salam masturbasi ia mungkin mengalami problem emosional primer.

Kebosanan, ansietas, tekanan kawan sebaya, penuaan, kemunduran peran pria stereotipis, dan agresivitas wanita merupakan faktor yang berperan pada impotensi psikogenik. Rasa bersalah, ensietas dan hipokondriasis lazim dijumpai pada pria dengan impotensi psikogenik. Wanita figrid dapat membuat pria itu menjadi lebih tidak nyaman dalam penyesuaian perkawinannya sendiri, sehingga memperberat impotensinya. Citra diri ini mungkin rendag. Pria dengan kesulitan marginal biasanya merasa cemas mengenai usaha berikutnya. Rasa takut gagalnya menciptakan ansietas yang sangat besar yang memperkuat ketidakmampuannya. Tiap kegagalan memperburuk usaha berikutnya. Hal ini akan membuat pria menjadi malu dan merasa bersalah.

Penanganan Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya biasanya bisa diobati tanpa pembedahan dan jenis pengobatan tergantung kepada penyebabnya. Latihan khusus dilakukan oleh penderita impotensi akibat masalah psikis, yaitu yang disebut Teknik pemusatan sensasi 3 tahap.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya dengan Teknik ini mendorong hubungan intim dan kehangatan emosional, yang lebih menitikberatkan kepada membangun sebuah hubungan :

  • Tahap I : Bercumbu, pasangan berkonsentrasi untuk menyenangkan satu sama lain tanpa menyentuh daerah kemaluan.
  • Tahap II : Pasangan mulai menyentuh daerah kemaluan atau daerah erotis lainnya, tetapi belum melakukan hubungan badan.
  • Tahap III : Melakukan hubungan badan.

Pada teknik ini mereka yang mengalami Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya Masing-masing mencapai kenyamanan pada setiap tahap keintiman sebelum berlanjut ke tahap selanjutnya. Jika teknik tersebut tidak berhasil, mungkin penderita perlu menjalani psikoterapi atau terapi perilaku seksual. Jika penderita mengalami depresi, bisa diberikan obat anti depresi.

Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi atau impotensi adalah dengan melakukan senam kegel. Senam kegel merupakan senam atau latihan otot yang dilakukan paling utama untuk otot dasar panggul yakni dilakukan dengan cara tindakan melakukan kontraksi yang dilakukan dengan berulang pada daerah PC otot. Latihan ini merupakan latihan yang sangat baik dalam membantu membuat otot yang berhubungan dengan fungsi seksual misalnya adalah seperti otot PC. Otot PC letaknya ada pada daerah perineum. Perineu terletak pada daerah anus dan juga skrotum. Otot PC mempunyai tanggung jawab dalam terjadinya proses ejakulasi.  Rasa nikmat yang muncul saat sedang orgasme yang Anda rasakan akan menghadirkan kontraksi pada otot PC. Otot ini sangat bertangguung jawab akan aliran urin. Orang yang sering mengalami inkontinensia atau ngompol biasanya mempunyai masalah dengan otot pc yang lemah.

Senam kegel yang bisa membantu dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi juga berguna dalam membantu mengatasi hal dibawah ini :

  1. Mendapatkan kuat ereksi
    Dengan melakukan latihan kegel maka bisa membantu dalam meningkatkan kemampuan Anda untuk bisa kuat ereksi dan juga lebih lama serta lebih kuat lagi. Dan oleh sebab itu, hal ini akan memberikan istri Anda kemampuan juga dalam bersenang-senang dengan Anda. Penelitian yang dilakukan mengenai latihan kegel ini menunjukkan bahwa latihan kegel bisa membantu dalam mengembalikan lagi fungsi dari ereksi pada pria yang mempunyai masalah dengan disfungsi ereksi atau lemah syahwat.
  2. Mendapatkan orgasme yang lebih kuat
    Latihan senam kegel yang dilakukan untuk membantu dalam meningkatkan kenikmatan seksual. Dengan melakukan latihan ini maka bisa membantu dalam mengalirkan aliran darah dan juga bisa membantu dalam meningkatkan tingkat sensitifitas pada daerah organ intim.
  3. Peningkatan akan terjadinya ejakulasi
    Manfaat dari latihan kegel dilakukan bisa membantu untuk meningkatkan ejakulasi. Melakukan senam kegel mengaku akan membantu dalam mendapatkan suatu peningkatan dari jarak tembakan pada ejakulasi. Kondisi yang seperti ini terjadi karena mereka mempunyai kemampuan dalam menahan desakan atau dorongan dari ejakulasi sehingga disaat hal ini terjadi maka akan menyebabkan suatu orgasme yang akan semakin lebih kuat lagi dan juga semprotan agar lebih jauh lagi.
  4. Peningkatan dalam kontrol kandung kemih
    Pada beberapa orang melaporkan bahwa dengan melakukan senam kegel maka mereka bisa menahan pipis mereka sepanjang mereka melakukan hubungan seksual dengan pasangan bahkan sampai pagi.
  5. Kesehatan penis
    manfaat dari senam kegel untuk mengatasi disfungsi ereksi adalah untuk bisa membantu dalam membangun prostat agar lebih sehat lagi dan juga bisa membantu melancarkan semua organ seksual Anda agar bekerja lebih baik lagi.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Penanganannya

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya – Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan pria dalam mencapai dan mempertahankan ereksi dari penis selama berhubungan seksual. Ini berkaitan dengan tegang atau tidaknya penis. Ereksi sendiri biasanya terjadi ketika pria terangsang secara seksual dan secara alamiah. Dalam keadaan ini darah dialirkan dari otak ke spons-seperti jaringan yang melapisi penis yang menyebabkan peningkatan panjang, ukuran dan ketegangan penis.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya

Disfungsi Ereksi Pada Pria

Agar dapat tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu penyakit pembuluh darah (misalnya aterosklerosis) bisa menyebabkan impotensi. Impotensi juga bisa terjadi akibat adanya bekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis.

Disfungsi ereksi sendiri dapat terjadi pada pria dewasa atau usia muda, umumnya masalah gangguan disfungsi ereksi ini berkembang pada pria setengah baya atau sudah tua. Diperkirakan hanya dua persen pria berusia 30-an yang mengalaminya, sedangkan setengah dari pria berusia 60 -70 tahun mengalaminya.

Penyebab yang biasa terjadi pada usia tua dikarenakan faktor stress yang dialami oleh pria dewasa. Faktor kelelahan yang menyebabkan aliran darah tidak bekerja dengan baik. Faktor merokok pun dapat menyebabkan masalah ini karena racun nikotin yang menumpuk.

Dalam hal ini para pria harus mengetahui Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya yang paling baik dan terapi yang tepat yang dapat dilakukan sendiri di dalam rumah tanpa harus pergi ke dokter.

Disfungsi Ereksi dan Cara Mengatasinya

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya adalah :

  1. Memahami penyebabnya, penyebab yang menjadi masalah utama dalam penyakit ini harus diketahui secara pasti oleh penderita.
  2. Hidup sehat, mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan fisik maupun kesehatan seksual. Cobalah untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan makanan junk food atau cepat saji.
  3. Berkonsultasilah dengan seseorang yang dapat dipercaya,

Jika Anda mengalami masalah disfungsi ereksi dan ingin melakukan pemeriksaan, maka Anda harus menjalankan beberapa tes laboratorium yang bisa menentukan dari penyebab terjadinya disfungsi ereksi atau impotensi. Beberapa tes tersebut adalah :

  1. Melakukan pemeriksaan darah lengkap atau Complete Blood Count
    Berdasarkan dari suatu hasil pemeriksaan maka akan diketahui keadaan medis yang kemungkinan saja adalah seperti penyakit anemia, yakni salah satu kondisi yang penyebabnya adalah akibat dari jumlah sel darah merah yang kurang yang bisa menyebabkan terjadinya kelelahan. Yang kemudian pada akhirnya menyebabkan terjadinya masalah disfungsi ereksi.
  2. Tes pada fungsi hati dan juga ginjal
    tes ini biasanya akan menunjukkan apakah memang ada suatu masalah yang terjadi pada ginjal atau juga pada hati yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya masalah disfungsi ereksi.
  3. Tes lemak
    tes ini biasanya dilakukan dengan tujuan untuk bisa mengukur kadar lipid dari lemak misalnya adalah kolesterol darah Anda. Selain itu tingginya dari kadar lipid jenis tertentu merupakan salah satu penunjuk darii terjadinya masalah atersklerosis. Yakni adalah suatu kondisi dimana pada pembuluh darah mengalami pengerasan, yang bisa sangat berpengaruh akan sirkulasi darah pada penis.
  4. Melakukan tes fungsi tiroid. Masalah gangguan tiroid yang bisa menyebabkan dan bisa berkontribusi akan terjadinya disfungsi ereksi atau lemah syahwat.
  5. Tes hormon
    tes hormon ini sangat bertujuan dalam mengukur kadar hormon testosteron dan juga tingkat proaktin untuk bisa mencari tahu kemungkinan dari adanya suatu gangguan yang terjadi pada hormon ini.
  6. Urinalis
    Analisis dari urin yang bisa membantu dalam memberikan suatu informasi mengenai protein serta kadar gula yang ada di dalam urin. Dan berdasarkan analisis tersebut maka bisa diketahui dari adanya suatu zat tertentu yang berkaitan dengan penyakit diabetes atau juga jenis penyakit ginjal yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya masalah disfungsi ereksi.

Jika penyebab dari impotensi sudah diketahui maka diatasi berdasarkan penyebabnya. Jika penyebab dari disfungsi ereksi atau lemah syahwat terjadi akibat adanya gangguan medis pada tubuh maka hal yang dilakukan adalah dengan mengatasi gangguan kesehatannya terlebih dahulu. Dengan mendapatkan ukuran berat badan yang ideal, rajin melakukan olahraga dan juga menjaga jumlah dari minimal lemak yang ada di dalam tubuh maka bisa membantu dalam meningkatkan kejantanan dan juga bisa membantu dalam menyembuhkan kasus impotensi. Sedangkan jika penyebab disfungsi ereksi diakibatkan oleh gangguan kesehatan mental atau psikis maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengatasi stress. Stress yang sangat tinggi yang terjadi di tempat kerja dan juga problem atau konflik yang terjadi dalam suatu hubungan bisa menyebabkan terjadinya masalah impotensi atau disfungsi ereksi. Anda bisa menentukan cara yang bisa membantu dalam mengatasi stress atau dengan cara melakukan meditasi dan yoga. Mengatasi masalah yang ada di dalam hubungan.

Selain itu, disfungsi ereksi dan cara mengatasinya dilakukan dengan tetap berpikir positif dan juga menjauhkan semua hal yang bisa membuat Anda menjadi berpikir negatif pada pasangan Anda. Disaat Anda sedang melakukan hubungan seksual, pikiran akan bekerja lebih dulu dibandingkan oleh penis. Jadi jika dari awal pikiran Anda sendiri sudah negatif dengan pasangan Anda maka penis akan mengalami kegagalan dalam mendapatkan kuat ereksi.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mengatasinya

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Dan Pengobatannya

Disfungsi ereksi atau lemah syahwat atau impotensi adalah kondisi penis pria yang tidak mampu tegang baik dalam waktu sementara maupun permanen ketika akan melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Disfungsi ereksi sendiri tidak hanya terjadi pada usia tua saja namun juga dapat terjadi padaa usia muda.Biasanya pria yang terkenan gangguan disfungsi ereksi ini merasa tidak bahagia dalam hidupnya. Karena hal ini dapat mempengaruhi kenyamanan dan keharmonisan dalam rumah tangganya.

Penyebab dari disfungsi ereksi sendiri dikarenakan asupan nutrisi makanan dan minuman yang semabarangan dan tidak sehat. Namun pada usia dewasa penyakit disfungsi ereksi ini terjadi karena stress yang berlebihan. Stress berlebihan dalam mengatur pekerjaan dan memikirkan biaya ekonomi yang makin melambung tinggi.

Untuk menjalani pengobatan diharuskan para penderita mengetahui penyebab awalnya. Jika disebabkan karena psikis maka dapat dilakukan terapi saja. Dan jika disebabkan oleh faktor fisik bisa dilakukan pengobatan dan pemberian asupan gizi yang mencakup Calcium l, corcydeps, beneficial, vitality, dan zinc.

Berkonsultasi dengan pakar seksolog untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut jika penyakit ini tidak kunjung memabik setelah melakukan terapi. Jangan malu dan ragu untuk berkonsultasi karena hal tersebut sangat membantu anda dalam memecahkan masalah dan beban dari masalah tersebut. Pengertian dari pasangan anda juga sangat dibutuhkan .

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Erkesi Di Usia Muda

Disfungsi Erkesi Di Usia Muda – Disfungsi ereksi atau biasa dikenal dengan impoten atau lemah syahwat, merupakan suatu penyakit ketidakmampuan mencapai dan mempertahankan ereksi pada penis secara normal dalam kurun waktu 6 bulan terakhir untuk bisa melakukan hubungan seksual dengan sempurna dan biasanya kondisi ini akan menyebabkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga.

Disfungsi Erkesi Di Usia Muda

Disfungsi Erkesi Di Usia Muda

Disfungsi Ereksi

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan penyakit Disfungsi Erkesi Di Usia Muda :

  1. Kelelahan, hal ini menyebabkan aliran darah menjadi terganggu dan mengakibatkan dorongan seksual menjadi tidak optimal dan ereksi penis pada laki-laki menjadi kurang maksimal.
  2. Penyakit yang menyebabkan disfungsi seksual pada usia muda antara lain adalah diabetes melitus (kencing manis).
  3. Pemakaian obat-obatan tertentu yang tidak sesuai dengan resep dokter akan menyebabkan penyakit disfungsi ereksi.
  4. Merokok berlebihan menyebabkan nikotin yang terserap oleh darah akan menyebabkan pembuluh darah terganggu, tersumbat, dan termasuk penyumbatan pembuluh darah dalam penis.
  5. Minuman dan makanan yang tidak sehat misalnya minuman beralkohol dan makanan yang cppat saji juga dapat menyebabkan penyakit disfungsi ereksi.

Untuk ereksi sendiri biasanya diawali oleh adanya rangsangan atau stimulasi seksual yang berhubungan dengan gairah dan libido. Rangsangan ini menyebabkan inisiasi syaraf atau pengiriman sinyal ke penis.

Masalah Disfungsi Erkesi Di Usia Muda sendiri tidak terjadi hanya pada usia tua saja, namun pada usia muda juga dapat terjadi karena beberapa penyebab diatas. Gaya hidup yang tidak sehat di usia muda menyebabkan penyakit ini bisa dialami oleh mereka yang berusia antara 20-35 tahun.

Cara Mengobati Disfungsi Ereksi

Cara mengobati penyakit Disfungsi Erkesi Di Usia Muda sendiri adalah sebelum melakikan penyembuhan impotensi, ketahuilah terlebih dahulu apa penyebab impotensi, barulah mengambil langkah lanjutan untuk mengobati penyakit ini sesuai dengan penyebabnua.

Jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, dalam mengatasi disfungsi ereksi maka Anda harus melakukan beberapa tes diagnostik yang khusus. Selain melakukan tes laboratorium yang umum dilakukan, maka dokter akan meminta Anda dalam melakukan beberapa tes diagnostik yang khusus yang bisa membantu dalam mengetahui penyebab disfungsi ereksi terjadi. Beberapa tes diagnostik yang bisa dilakukan adalah :

  1. Duplex ultrasound
    Tes ini biasanya dilakukan dengan cara menggunakan gelombang dengan suara yang berfrekuensi tinggi untuk bisa membuat suatu gambar dan juga suatu jaringan pada tubuh. dokter biasanya akan menggunakan ultrasound untuk membantu dalam mengevaluasi dari darah dan kemudian melakukan pemeriksaan pada tanda-tanda akan terjadinya kebocoran pada vena aterosklerosis atau juga jaringan parut. Biasanya tes ini dilakukan disaat penis sedang kuat ereksi dan juga disaat penis sedang dalam keadaan lembek dan tidak mengalami ereksi.
  2. Bulbokavernosus refleks
    Tes ini biasanya dilakukan dengan cara mengevaluasi mengenai sensasi saraf yang terjadi pada penis. Dan selama tes ini dilakukan, maka dokter biasanya akan menekan kepala pada penis Anda, dan kemudian hal ini akan membuat anus mengalami kontraksi. Dan jika fungsi saraf dalam keadaan tidak normal maka pada akhirnya akan menyebabkan suatu keterlambatan pada respon.
  3. Nocturnal penile tumescence (NTP)
    Tes ini biasanya dilakukan dengan cara mengukur dari fungsi ereksi disaat pria sedang tidur. Dan dalam keadaan normal, seorang pria yang mengalami masalah liima atau juga 5 kali ereksi disaat sedang tidur malam. Disaat pagi harinya maka biasanya pria juga akan mengalami ereksi. Ketiadaan dari ereksi yang terjadi di malam hari berarti menunjukkan suatu tanda pada fungsi saraf atau juga pada sirkulasi darah.
  4. Vasoactive injection
    Dalam tes ini dilakukan, maka dokter biasanya akan menyuntikkan larutan yang khusus yang bisa menyebabkan dari terjadinya pembuluh darah pada daerah penis mengalami pembesaran sehingga darah akan bsia masuk dengan lebih lancar lagi ke dalam penis sehingga ereksi akan  bisa terjadi.
  5. Dynamic infusion cabernosometry
    untuk tes ini, dokter biasanya akan melakukan pengukuran pada tingkat keparahan kebocoran vena yang terjadi. Caranya ini dilakukan dengan memompa penis dengan menggunakan cairan dan juga mengukur dari seberapa banyak cairan yang diperlukan agar penis bisa mengalami ereksi kuat.
  6. Cavernosography
    Tes ini dilakukan dengan tujuan untuk bisa mengetahui dimana lokasi dari terjadinya kebocoran pada pembuluh vena.
  7. Arteriografi
    Tes ini bertujuan untuk bisa mengetahui dan juga melihat pada pembuluh darah yang mengalami sumbatan.

Masalah disfungsi ereksi atau lemah syahwat merupakan salah satu masalah yang terjadi yang ditandai dengan tidak mampunya pria untuk bisa mempertahankan ereksi yang terjadi agar bisa cukup keras dalam melakukan aktivitas seksual agar lebih memuaskan lagi. Dan walaupun gangguan ini memang sifatnya tidak berbahaya, namun biasanya memberikan suatu dampak yang negatif akan terjadinya penurunan pada kaulitas hidup dan juga kualitas hubungan seksual mereka dengan pasangan. Sebelum melakukan pengobatan, maka biasanya dokter harus melakukan diagnosa dengan baik dan dilakukan dengan teliti supaya bisa menentukan penyebabnya yang pasti. Tes yang dilakukan adalah dengan tes wawancara dan juga psikis, tes darah, tes urin, dan juga tes ultrasound, dan tes ereksi yang dilakukan di malam hari.

Itulah informasi mengenai masalah disfungsi ereksi pada usia muda. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih

Disfungsi Erkesi Di Usia Muda

Posted in Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Karena Diabetes

Pada laki-laki, neuropati dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi (dahulu disebut impoten). Keadaan itu juga disadari oleh penyempitan pembuluh darah halus dengan kelainan saraf. Disfungsi ereksi merupakan komplikasi yang paling ditakuti oleh para diabetisi laki-laki.

Sebenarnya disfungsi ereksi dapat terjadi karena beberapa hal lain, diantaranya beban psikis dan yang paling umum adalah karena usia tua. Pada diabetisi, disfungsi ereksi dapat terjadi pada usia yang relatif muda tanpa sebab lain dan makin cepat terjadi apabila gula darah selalu tinggi, serta adanya kebiasaan merokok.

Disfungsi ereksi bisa juga disebabkan oleh beban psikologis dan karena obat-obat tertentu. Oleh karena itu, dokter harus menyingkirkan sebab-sebab itu sampai pada diagnosis bahwa disfungsi ereksi tersebut karena diabetes. Setelah itu, akan dianjrukan pendengalian gula darah yang baik sambil dipikirkan pemberian obatnya. Disamping itu, untuk laki-laki ada pula tindakan invasif atau pemakaian alat-alat yang terkadang ditawarkan oleh dokter.

Diabetes sendiri memang merupakan salah satu penyebab yang menyebabkan penyakit disfungsi ereksi pada pria. Jika pria sudah mengalami diabetes, namun belum melakukan pemeriksaan ke dokter, maka baru sekarang mengetahuinya. Hal ini menyebabkan komplikasi berupa gangguan ereksi. Untuk mengatasi hal ini, tetaplah berkonsultasi dengan dokter, agar kadar gula tetap terkontrol. Diperlukan pemeriksaan hormon juga untuk mengatasi hambatan dalam melakukan hubungan seksual. Diperlukan pengobatan untuk membantu terjadinya ereksi.

Posted in Disfungsi Ereksi, Penyebab Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment